STORY OF WRITER
SINGKAT KISAHKU
Namaku
Nilna Fauziyah . Orang orang biasa memanggilku Nilna . Aku lahir di Tegal , 17
september 1999 . Tepat 10 hari yang lalu usiaku genap 18 tahun . Jenis kelamin
perempuan dan Alkhamdulillah agamaku Islam . Alamat asalku di jalan projosumarto
1 desa Cangkring Rt 14 Rw 03 Kecamatan Talang Kabupaten Tegal . Hobiku
mendengarkan musik, apapun genrenya yang penting aku suka , membaca wattpad ,
menonton film dan lain sebagainya . Aku merupakan anak bungsu dari satu
bersaudara dan saudaraku itu bernama Rifqi fadil . Dia kakak sekaligus satu
satunya saudara yang kumiliki dan dia
sekarang berusia 21 tahun serta tengah mencari ilmu disalah satu pondok
pesantren di Bogor , Jawa Barat. Ayahku bernama Tobi'in dan ibuku bernama Nur
Khikmah . Mereka adalah orang yang sangat aku cintai dan sayangi . Dan syukurlah
aku mempunyai kedua orangtua yang mendidikku dengan sangat baik.
Dari
kecil aku tidak pernah jauh dari orangtua . Walaupun setiap sore aku harus
sendirian dirumah karena kedua orangtuaku harus bekerja . Namun setiap malam
dan pagi kita semua bisa berkumpul . Mengenai pengalaman pendidikanku , berawal
ketika umur 4 tahun aku dimasukkan ketaman kanak kanak . Ketika itu aku masih
benar benar kecil. Dan yang lebih mengherankan ketika anak kecil senang diberi
dandanan , itu lah yang berbeda pada diriku . Aku justru menangis ketika harus
diberi make up . Bahkan sampai otangtuaku dan guruku pun kewalahan ketika harus
mendandaniku karena aku selalu menangis . Akhirnya ketika ada karnaval atau peringatan hari kartini
aku selalu memakai baju polisi wanita serta tanpa sentuhan make up sedikitpun .
Dan yang berbeda lagi dari diriku , aku tidak terlalu suka dengan boneka . Entah
kenapa aku pun hanya punya 1 boneka dan itupun tidak pernah aku gunakan untuk bermain.
Ketika
usiaku menginjak 6 tahun , aku mulai memasuki bangku sekolah dasar di SD N Cangkring
2 . Dan disitulah aku mulai berani berangkat-pulang sendiri dari sekolah .
Karena jarak rumahku dan sekolahan yang tidak terlalu jauh serta banyak teman-temanku
yang rumahnya dekat dengan rumahku serta bisa pergi-pulang bersama. Namun seringkali
aku pun harus berangkat sendirian karena ketika mulai kelas 4 , 5 ,6 aku
berpisah kelas dengan teman-teman dekatku . Dan kalau sore hari aku harus sekolah
agama di MDA Darunnajah selama 6 tahun .
Menginjak
usiaku yang ke 12 tahun aku mulai memasuki masa SMP , disitulah aku merasa
sudah bisa melihat dunia luar . Karena ketika SMP aku memilih sekolah di Kota Tegal
yang jaraknya cukup jauh dan teman-temannya pun cukup berbeda dalam gaya hidup
. Yaitu SMP N 15 Kota Tegal. Kenapa aku memilih sekolah tersebut ? Karena ada
beberapa temanku juga yang masuk disekolah itu ( biasalah anak kecil masih suka
ikut-ikutan) , sekolah tersebut juga cukup bagus dan ingin punya pengalaman baru
. Dan secara kebetulan ketika aku SMP , aku
selalu satu kelas dengan tetanggaku . Jadi aku merasa ada orang yang selalu
menjagaku sehingga nantinya tidak sampai salah dalam bergaul . Di SMP aku cukup meraih prestasi yang bagus . Karena selalu
masuk dalam peringkat 3 besar dan masuk 5 besar disekolah ketika UN. Di masa SMP
inilah biasanya anak sedang nakal nakalnya . Namun aku tidak terbawa sama anak
anak yang nakal ,walaupun notabenenya anak kota yang pergaulannya cukup bebas.
Ketika
SMP dan dinyatakan lulus ,disitulah masa yang sangat sangat aku bingungkan . Karena
bingung harus melanjutkan ke SMA atau SMK . Dan ada perbedaan yg cukup signifikan
ketika sekolah SMP dan SMA yaitu belajarnya harus dikelompokkan sesuai dengan
jurusan yang diinginkan . Pada awalnya aku ingin sekali masuk keSMA yang
favorit di kotaku karena nilai yang cukup memenuhi dan memang sekolah tersebut
sangat didambakan oleh orang-orang .Namun saat itu ayahku menawarkan agar aku melanjutkannya
di pondok pesantren saja . Sebenarnya aku juga ingin masuk ponpes tapi ponpesnya
jangan yang jauh jauh. Dan akhirnya setelah diskusi yang memakan waktu
berhari-hari aku pun memantapkan untuk lanjut di SMK saja yaitu SMK N 1 Dukuhturi.
Karena teman teman dekatku kebanyakan lanjut disekolah tersebut , jaraknya pun
tidak terlalu jauh dari rumahku dan aku
pun memikirkan barang kali aku tidak bisa melanjutkan sekolah ke perguruan
tinggi. Aku masuk di jurusan akuntansi , yang sebelumnya belum pernah aku
pelajari bahkan belum pernah aku ketahui . Namun saat masuk di jurusan
akuntansi , aku tidak mengalami kesusahan yang berarti , karena memang pada
dasarnya aku suka pada ilmu hitung , termasuk matematika . Aku pun ingin
mematahkan opini anak sekolah ketika mengatakan matematika itu susah . Karena
jika mereka mau memperhatikan betul betul ketika gurunya sedang mengajar ,
pasti tidak akan menganggap matematika susah . Dan menurutku matematika itu
menyenangkan karena ketika memasuki Ujian tidak terlalu banyak menghafal . Aku
pun bersyukur karena masuk dijurusan akuntansi yang masih banyak bumbu bumbu
mengolah angka.
Di masa SMK aku mulai merancang masa depanku dan
apa yang harus aku lakukan agar nantinya tidak menyesal . Disinilah aku juga
mulai berfikir mandiri serta dewasa dalam mengambil segala keputusan . Prestasi
yang cukup membanggakan saat SMK adalah bisa mendapat juara 2 Olimpiade Akuntansi
tingkat Karesidenan Pekalongan di Universitas Pancasakti Tegal. Walaupun setiap
tahun aku ikut lomba tersebut namun hanya sekali saja aku membawa juara dan Itupun
sudah lebih dari cukup untukku .
Saat
kelas 3 SMK adalah masa-masa yang paling galau untukku karena bingung harus
lanjut kuliah atau justru bekerja membantu orangtua .Dan ketika orangtuaku merestuiku
untuk lanjut kuliah , disitulah semangatku mulai bangkit. Namun ketika
pengumuman jalur SNMPTN yang ternyata satu sekolahku tidak ada yang lolos yang
berarti sekolahku benar benar diblacklist dalam jalur ini , semangatku mulai
goyah . Aku pun juga mengikuti seleksi di Salah satu sekolah kedinasan . Namun
hasilnya gagal juga . Dan SBMPTN adalah jalur terakhir yang harus aku lewati karena
jika tidak lolos sbmptn kemungkinan besar aku tidak lanjut kuliah ditahun ini .
Dengan sisa sisa semangat yang aku punya dan bekal materi yang sangat belum aku
kuasai , aku mengikuti tes sbmptn . Pada awalnya aku pesimis untuk bisa lolos
di univeraitas yang aku pilih karena bekal materi yang sangat minim dan
ditambah lagi hanya berbekal materi browsingan yang ada di handphone. Namun Allah
berkehendak lain dan Alkhamdulillah aku lolos di UNNES dengan jurusan Ekonomi Pembangunan.
Walaupun harus lolos dipilihan ke 3 dan bukan dijurusan yang aku inginkan , namun
aku selalu bersyukur dan percaya bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik
untuk hambanya. Setelah dinyatakan lolos aku pun masih memiliki kendala lagi
yaitu biaya kuliah . Karena harus gagal pada pembiayaan bidikmisi dan
mendapatkan ukt 2,4 juta namun karena kedua orangtuaku pun selalu memberiku
semangat dan menyanggupi untuk membiayaiku , aku pun sekarang sudah resmi menjadi mahasiswa
UNNES 2017 .
Inilah
pengalaman pertamaku tinggal jauh dari orangtua . Dimana aku harus bisa mandiri
, memanage uang , waktu dan harus bisa menjaga kesehatan agar nantinya tidak
menyusahkan orang-orang disekitarku . Dan aku berharap dengan serangkaian pengalaman
yang telah terjadi bisa memotivasiku untuk menjadi mahasiswa berprestasi serta
memberikan kontribusi sebaik mungkin di kampus tercinta UNNES. Di kampus ini
aku bukan hanya ingin menguasai teori saja tetapi juga harus mengasah softskill
melalui organisasi , salah satunya yaitu KIME. Serta aku juga benar benar ingin
bisa mengubah keadaan menjadi lebih baik lagi dimasa sekarang dan yang akan datang.
Mewujudkan segala mimpi - mimpi yang aku rancang untuk masa depan .

Komentar
Posting Komentar